Wednesday 08 April 2009

Celoteh: Pemilu


 Ichmaster    08 Apr : 00:28
 None    Serba Serbi

Celoteh: Pemilu

Celoteh: Pemilu
 
Saya bukan caleg. Juga bukan birokrat. PNS pun tidak. Saya nggak terdaftar sebagai calon DPD. Hanya plentis, rakyat jelata. Satu pribadi yang kebetulan tinggal di luasnya wilayah nusantara. Tercatat di buku induk RT sebagai warga. Laksana sebuah titik di antara jutaan titik. Sebagai rakyat, yang punya sedikit hak dan tak tampak menonjol apalagi mencuri perhatian. Biasa. Sangat biasa. Yang hanya ketiban orasi, kata – kata bijak serta hipnotis pengaruh. Hujan janji dan glembuk solo dari banyak pihak. Seorang yang banyak mendengarkan. Tak lebih.
 
Pada kesempatan ini perkenankan saya menyampaikan sedikit uneg – uneg. Urun rembug. Perkeling. Terlebih, menjelang pemilu yang tak lama lagi. Maksudnya jangan sampai kita semua terpengaruh. Pemilu membuat hati dan pikiran kita sibuk. Gundah – gulana, sehingga mengurangi kebahagiaan kita. Ya, kebahagian. Padahal kita telah diberi kefadholan oleh Allah melebihi dunia dan seisinya. Maka tetaplah bergembira dan bahagia. Karena pemilu itu hal kecil yang mampir dalam kehidupan kita. Mudah – mudahan gambaran dan pencerahan berikut ini bisa mendudukkan semuanya sesuai dengan porsinya. Jelas. Tak kurang dan tak lebih. Jangan sampai pemilu, benar – benar membuat hati kita pilu. Sebab pemilu itu singkatan dari pemilihan umum, bukan pe + pilu yang artinya pembuat pilu. Awas,,,,!
 
Sebagai pendahuluan saya akan memberikan sebuah cerita. Seorang walikota mengundang para warganya untuk menghadiri acara tahunan di pusat kota. Kota ini merupakan salah satu penghasil anggur terkemuka di seantero negeri. Karena itu, setiap orang yang datang diwajibkan menyumbangkan ‘hanya’ sebotol kecil anggur untuk dana sosial. Saat yang ditunggu-tunggu pun tiba. Hari itu, di depan gedung pertemuan telah disediakan sebuah gentong besar. Semua tamu datang membawa sebotol anggur dan menuangkan isi botol tersebut ke dalam gentong yang tersedia. Beberapa saat setelah pesta dimulai, panitia kota segera membuka gentong itu. Betapa terkejutnya mereka karena gentong itu ternyata hanya berisi air. Ternyata semua penduduk melakukan hal yang sama. Mereka hanya membawa sebotol air, bukan anggur. Mereka pikir apa yang mereka lakukan tak akan mempengaruhi keadaan. Apalah artinya sebotol air dibandingkan segentong anggur?
Selanjutnya saya akan menceritakan kisah kepahlawanan Kumbokarno dalam babad Ramayana. Ini salah satu cerita favorit saya dari kampung dulu. Mungkin banyak yang sudah tahu. Terutama pencinta wayang kulit. Ketika Rahwana menyandra Shinta, maka berkecamuklah perang antara pasukan Rama dan Rahwana. Satu per satu penglima yang dikirim oleh Rahwana bisa dikalahkan oleh pasukan Rama yang dibantu Lesmana, adiknya. Akhirnya dibangunkanlah Kumbokarno dari tidurnya untuk melawan Rama.  Dengan dialog yang panjang dan bujuk - rayu (perintah) sang Raja Rahwana, akhirnya Kumbokarno mau terjun ke medan laga. Setelah hampir bisa mengalahkan pasukan Rama, akhirnya Kumbokarno pun tewas setelah di kasih tahu cara mengalahkannya oleh Wibisono yang tak lain adalah adiknya sendiri. Tapi apa yang terjadi? Setelah kematiannya justru arwah Kumbokarno diangkat ke kahyangan oleh para dewa untuk disemayamkan di Nirwana (Surga). Tidak seperti panglima – panglima yang gugur sebelumnya. Ini aneh? Kenapa kok bisa masuk surga? Nah, akhirnya diketahui bahwa hal itu bisa terjadi sebab ‘niat’ Kumbokarno maju perang bukan untuk membela keangkara-murkaan Rahwana sang raja dan kakak kandungnya itu. Namun, dia maju perang karena tidak rela bumi tanah kelahirannya dan rakyat negerinya diluluhlantakkan pasukan kera yang dipimpin oleh Hanoman, sekutu Rama. Disitulah bedanya. Beda tipis dengan panglima – panglima sebelumnya.
 
Dengan dua cerita di atas, semoga bisa menginspirasi kita guna mengambil pilihan yang tepat dan menjaga sungguh arti ‘kebahagiaan’ kita sebagai warga jokam. Pertama, jangan ikut – ikutan menjadi golput. Karena barangkali dengan partisipasi salah satu dari kita, menjadi perantara Allah merubah titahnya. Jadilah orang yang optimis, selalu husnudhon billah. Ana ‘indza dhonni abdi bihi. Kedua, jagalah selalu niat kita. Ini yang bisa membedakan kita dengan yang lain. Baik itu intern maupun ekstern. Banyak pilihan yang bisa kita pilih sebagai solusi, tetapi ingatlah selalu: Innamal a’malu binniyat.
 
Ijinkan saya sedikit berceloteh. Umumnya, ada dua cara berpikir dalam menghadapi masalah. Pendekatan pertama melihat masalah sebagai ''sesuatu yang besar.'' Orang yang berpikir begini biasanya cukup puas dengan hanya membicarakan masalah tersebut. Dalam berbagai diskusi orang tipe ini hanya mengatakan, ''Sesuatu harus dilakukan...'' Mereka tidak menempatkan diri mereka dalam situasi dimana mereka dapat melakukan suatu tindakan sendiri. Nah, kalau untuk masalah-masalah yang berkaitan langsung dengan diri kita saja kita sudah merasa tak berdaya apalagi untuk masalah-masalah yang ruang lingkupnya lebih besar seperti yang berkaitan dengan orang lain, bangsa dan negara.
 
Pendekatan kedua melihat masalah sebagai ''sesuatu yang kecil.'' Masalah adalah sesuatu yang jauh lebih kecil dari pada hidup itu sendiri. Masalah justru akan membuat kita ''benar-benar hidup.'' Orang yang seperti ini tidak hanya mengeluh dan memikirkan masalahnya tapi senantiasa berorientasi pada solusi. Pertanyaan mereka sederhana saja, ''Apa yang bisa saya lakukan untuk menyelesaikan masalah ini?'' Dengan berpikir bahwa setiap masalah kecil kita akan makin kreatif. Dan tetafamip berbahagia dalam hidup ini. Sebab tidak terpengaruh dengan keadaan di sekitar. Namun tetap istiqomah, optimis, husnudzonbilah dan pasrah pada Yang Kuasa. Percayalah, kita bisa membuat perbedaan. You make the difference man...!
 
Salam,
 
fami - di jambi

Latest Posts

  Topic User Views Replies Last Post
علم في ٱلقرآن (Alquran) q4u2die4 1718 118 webmaster
Sat May 05 2018, 12:20pm 
عبد في ٱلقرآن (Alquran) q4u2die4 1246 40 q4u2die4
Sat Feb 10 2018, 09:38pm 
ضلل في ٱلقرآن (Alquran) q4u2die4 844 24 q4u2die4
Fri Nov 24 2017, 07:30pm 
2 bersama / 2 as paired (Alquran) q4u2die4 1179 37 q4u2die4
Tue Oct 31 2017, 09:02pm 
عبد في ٱلقرآن (Alquran) q4u2die4 1297 38 q4u2die4
Sun Sep 24 2017, 08:58pm 
أَفَلَا في ٱلقرآن (Alquran) q4u2die4 483 7 q4u2die4
Tue Aug 15 2017, 09:37pm 
غضب في ٱلقرآن (Alquran) q4u2die4 457 3 q4u2die4
Tue Aug 08 2017, 09:32pm 
هدى في ٱلقرآن (Alquran) q4u2die4 1548 41 q4u2die4
Sat Aug 05 2017, 09:34pm 
نفق في القرآن (Alquran) q4u2die4 669 13 q4u2die4
Thu Jun 15 2017, 09:01pm 
رزق في ٱلقرآن (Alquran) q4u2die4 854 16 q4u2die4
Fri Jun 02 2017, 08:39pm 
Topics: 1429 | Replies: 9617 | Views: 806457

News Categories