Mengecilkan = Menyederhanakan ?

Sungguh amat berbeda arti menyederhanakan dan mengecilkan. Namun, banyak orang yang masih menyamakan arti menyederhanakan dan mengecilkan. Padahal sebenarnya sangat jauh berbeda arti dan maknanya. Pada banyak kasus di dalam kehidupan dunia ini, kerap terjadi prahara karena orang terlalu mengecilkan masalah. Menganggap sepele hal yang kecil. Menganggap renik hal yang sepele. Lihatlah kembali kasus jebolnya Situ Gintung. Banyak yang tidak peduli ketika sudah ada tanda – tanda dinding situ rembes. Laporan warga yang peduli dianggap angin lalu. Malah dicurigai orang yang iri. Banyak yang tidak care ketika badan situ tertutup oleh rumah dan peruntukan lain. Dan baru terasa ketika akhirnya dinding situ jebol dan menelan banyak korban jiwa. Laksana bah, tsunami kedua setelah Aceh. Harta, benda dan nyawa tak terbilang hilang karenanya. Orang pun banyak yang berduka. Saling tuding, saling menyalahkan. Ujung - ujungnya sejatinya cuma satu karena mengecilkan masalah. Rembes itu mah sudah biasa, udah dari dulu. Kemarin malah ada laporan bocor. Kriwikan dadi grojogan.
 
Berbeda dengan mengecilkan, menyederhanakan adalah membuat yang rumit menjadi mudah. Menyederhanakan adalah membuat yang njlimet menjadi terang dimengerti. Menyederhanakan adalah membuat yang ruwet menjadi terurai, tak kusut lagi. Membuat yang membingungkan menjadi mudah dipahami. Menyederhanakan adalah membuat sesuatu bisa berjalan walau dengan cara dan kualitas yang berbeda, akan tetapi esensinya sama sehingga tujuan berhasil. Seperti kata pepatah; tak ada rotan akarpun jadi. Nggak ada mobil, ya naik motor. Nggak ada motor ya naik sepeda. Kalau nggak ada sepeda ya jalan kaki. Kalau nggak bisa jalan ya ngesot, dst hingga sampai pada tujuan. Contoh lagi, kalau nggak bisa sholat berdiri ya sambil duduk. Kalau dengan duduk juga belum bisa, ya sambil berbaring. Dengan berbaring masih nggak mampu yang dengan isyarat. Jika dengan isyarat ternyata tidak bisa juga, maka sudah sepantasnya disholati. Orang yang menyederhanakan punya energi positif untuk menyelesaikan masalah, meraih tujuan dan perhatian dengan langkah yang ditempuh, meski dengan beribu cara. Sedangkan mengecilkan mengandung energi negatif yang cenderung mengabaikan, melupakan dan meninggalkan masalah. Akibatnya, masalah itu membesar dan akhirnya tak tertangani.
 
Sebagai muslim, sebenarnya kita telah dilatih dengan rancak lagi titis, bagaimana menyederhanakan masalah. Sebagai orang iman, kita dilatih untuk tidak membesar – besarkan masalah. Coba renungkan kalimat Allahu akbar sebagai bagian terakhir dari rangkaian bacaan tasbih dan tahmid sehabis sholat. Allah Maha Besar. Kita akan merasa bahwa hanya Allahlah yang Maha Besar. Hanya urusan kepada Allahlah yang paling besar. Urusan akhirat. Selain itu adalah masalah kecil. Ingat cantolan; beli kerbau dapat talinya. Atau beli tempat tidur dapat kolongnya. Ini adalah gandengan yang tidak bisa dipungkiri. Benar adanya. Inilah proses pemahaman penyederhanaan hidup. Inilah hakiki kehidupan. Tidak mungkin seseorang beli kolong, untuk sebuah tempat tidur.

Masih banyak orang yang menganggap urusan dunia ini sebagai masalah yang besar. Masalah yang pol, sehingga kalau tidak berhasil rasanya seperti habis sudah riwayatnya. Banyak hal-hal yang dipusingkan setiap hari sebenarnya adalah masalah-masalah yang sederhana, kecil bahkan sepele. Masalah-masalah cepil, meminjam istilah anak saya, bahkan tidak akan pernah kita ingat lagi satu tahun dari sekarang. Dengan mempunyai pendirian bahwa semua urusan dunia itu adalah urusan kecil, yang besar adalah hanya urusan kepada Allah, tentu langkah kita menjadi ringan dan ibadah kita menjadi semakin mendalam. Walhasil kebahagiaan akan datang dan turun menyirami jiwa - raga kita, seperti turunnya embun di pagi hari. Tanpa diminta, tanpa dicari, ketika fajar menyingsing, embun beriring menyirami seisi bumi.
 
Inilah kunci ketiga kebahagiaan yaitu menyederhanakan masalah dengan memahami bahwa urusan dunia itu urusan yang kecil, sehingga tidak perlu membesar-besarkan hal-hal kecil tadi. Awas jangan terkecoh dengan mengecilkan masalah. Sebab sesungguhnya hidup itu sederhana, tetapi banyak orang yang merasa kesulitan bagaimana untuk menyederhanakan hidup. Inilah tantangan kita. Dalam surat Ghofir ayat 57 Allah berfirman: Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi itu lebih besar daripada penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
 
By : Fami

Friday 03 July 2009 - 02:54:10 | Ichmaster | Read/Post Comment: 0
printer friendly email to someone

Go to page       >>  

BERITA TERAKHIR

Esai Kehidupan - Bersyukur (11) Ichmaster @ (19 Jun : 22:13) (Nasehat)
Celoteh : Berdoa Ichmaster @ (19 Jun : 22:09) (Nasehat)
Celoteh : Ngepasi Ichmaster @ (16 Jun : 19:06) (Nasehat)
Esai kehidupan (10) Ichmaster @ (14 Jun : 23:51) (Nasehat)
Esai kehidupan (8): Syukur Ichmaster @ (26 May : 20:11) (Nasehat)
Esai kehidupan (7): Benci Ichmaster @ (26 May : 19:56) (Nasehat)
Esai kehidupan (6): Pembanding Ichmaster @ (26 May : 19:46) (Nasehat)
Cermin Ichmaster @ (22 May : 18:48) (Renungan)
Esai Kehidupan (5) : Jembatan Ichmaster @ (19 May : 18:13) (Nasehat)

diskusi

  Thread Poster Views Replies Lastpost
WEBSITE : DHTML - Kumpulan JavaScript (Pemrograman) webmaster 885 1 ndaru10
Wed Jun 17 2009, 12:52AM 
test (Internet Security News) n3m0 59 1 webmaster
Tue Jun 02 2009, 10:32AM 
Security Komputer (LiNux) iman354 417 2 THEBIG
Wed Apr 01 2009, 06:28PM 
memory RAM slow...? (Windows) Duta 883 5 agunk_poltek
Sat Mar 21 2009, 03:48AM 
Multi YM (Aplikasi Komputer) ams354 749 4 ams354
Mon Mar 02 2009, 11:29PM 
Audacity (Aplikasi Komputer) ams354 138 2 ams354
Mon Mar 02 2009, 11:23PM 
Google Earth (Aplikasi Komputer) ams354 282 3 MasterPiece-354
Mon Mar 02 2009, 01:27PM 
Animation 3D (Aplikasi Komputer) afryant354 1401 18 MasterPiece-354
Mon Mar 02 2009, 01:20PM 
WWDC (Windows Worm Door Cleaner) (Aplikasi Komputer) webmaster 187 1 MasterPiece-354
Mon Mar 02 2009, 01:02PM 
Mencegah Exsekusi suatu Program (Aplikasi Komputer) webmaster 412 1 MasterPiece-354
Mon Mar 02 2009, 12:57PM 
Threads: 876 | Replies: 5195 | Views: 229383

Login

Username:

Password:


Simpan Pass

[ Daftar ]
[ Lupa password? ]



Anggota: 1461
Agt Terbaru: arydhims

 

 

 

 

 

Admin Online

Online

Tamu: 3, Anggota: 0 ...

most ever online: 34
(Anggota: 0, Tamu: 34) on 24 Nov : 14:10

Anggota: 1461
Agt Terbaru: arydhims
Render time: 0.1572 sec, 0.0816 of that for queries. DB queries: 29.